Polisi Selingkuh Terciduk Oleh Mertua Yang Ternyata Wakapolda

  • Whatsapp

Britanusantara.com – Peselingkuhan belakangan ini sangat marak terjadi dan tak kenal kaya atau miskin, warga sipil atau  pejabat, mau dia jabatannya apa? Baik itu orang kaya maupun miskin selingkuh tetap menjadi primadona.

Selingan keluarga utuh memang tak selamanya syahdu, bahkan bisa jadi itu adalah pemicu hancurnya rumah tangga seseorang. Prahara dalam keluarga hingga akhirnya penuh nestapa dan gunjingan.

Muat Lebih

Resiko sebagai seorang pendekar cinta memang seperti itu, mau poligami takut mau nikah siri bingung, akhirnya selingkuh saja deh apalagi kalau yang di selingkuhi bini orang atau suami orang, wahh rasanya bikin greget kenyes-kenyes, hatipun terasa dag, dig, dug, duerr dah.

Begitu juga dengan oknum Polisi yang ingin menjadi pendekar cinta, sudah tahu punya istri bahkan Bapaknya adalah Wakapolda Babel ehhh masih cari penyakit.

Alhasil disidaklah si target dan terbukti lagi asyik-asyik berdua dengan wanita lain. Maka sang mertua pun marah, hingga oknum polisi menantunya ini pun tak bisa memberikan alasan, hanya plintat plintut penjelasannya seperti orang nahan kentut.

Foto: Google.com

Melakukan KDRT

Istrinya pun memberikan penjelasan bila si oknum Polisi itu tidak hanya selingkuh namun juga sering menganiaya secara fisik. Namun lagi dan lagi perempuan melihat kepada anak yang sudah ia lahirkan, 10 tahun berumah tangga bukan waktu yang sebentar. Tiga buah hati pun sudah didapat, lalu nikmat mana lagi yang kau dustakan.

Harusnya hidup sudah bahagia, ehh malah cari perkara. Istri masih kuat dirinya disakiti dengan pukulan, fisiknya masih menerima tapi istri sudah tak akan kuat bila hatinya yang tersakiti.

Dan alhasil hancur sudah biduk rumah tangga yang sudah dibina hingga 10 tahun, bahkan sang istri pun menanyakan perihal suaminya yang ketahuan selingkuh kepada ayahnya.

Jawabannya tentu saja bikin nerizen tertawa ” Ga bisa ngomong Gelagepan” lah jelas di depan Wakapolda sekaligus mertua ya habis sudah masa depannya sebagai Polisi, bisa-bisa di tendang jadi cleaning service lah siapa yang rugi.

Setidaknya pesan moral dari kisah ini, kalau sudah merasa punya jabatan apalagi institusi negara tingkah mbok ya dirubah.

Jangan salahkan bila akhirnya karir macet, rezeki seret gara-gara selingkuh ingat do’a orang teraniaya terkadang mustajab bisa-bisa sampean dicabut kenikmatannya oleh Tuhan lah sampean nanti jadi opo? Jadi gembel gitu, sampah masyarakat, pencuri, jambret, atau pendekar mesum yang sering begal payudara di jalanan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *