Jambret Buron 6 Bulan Ternyata Bersembunyi Di Kuburan

  • Whatsapp
Jambret Buron 6 Bulan Ternyata Bersembunyi Di Kuburan

Britanusantara.com – Banyak cara bagi para burunan untuk kabur dan bersembunyi dari kejaran polisi, namun polisi tetap tidak kehilangan akal untuk menemukan di mana bersembunyinya buronan yang mereka incar, seperti halnya buronan yang satu ini di mana 6 bulan menjadi buronan dan bersembunyi di kuburan namun pihak kepolisian tetap dapat meringkusnya.

Pelarian pelaku jambret, FP (19), warga Fatu Feto, Kelurahan Alak, Kota Kupang, akhirnya terhenti.

Tim Buser Polsek Maulafa berhasil menangkapnya pada Rabu malam (5/2/2020) malam sekitar pukul 22.00 Wita. Untuk menggelabui polisi, selama ini FP bersembunyi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Oesao.

“Pelaku jadi buron enam bulan. Kita amankan di kuburan dekat pasar tradisional, Oesao, tanpa perlawanan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Maulafa, Iptu DY Hendrik kepada Liptan6.com, Jumat (7/2/2020). Hendrik juga mengatakan, selama ini pelaku selalu berpindah-pindah tempat persembunyian.

Foto: Google.com

Sebelumnya, pelaku beserta rekannya, DS (19), melakukan aksi jambret di depan Gereja Bathesda Kecamatan Maulafa pada 22 Agustus 2019 lalu.

Dalam aksinya, DS berperan sebagai pengemudi sepeda motor. Sementara FP (19) bertugas sebagai eksekutor. Keduanya merampas barang berharga milik Merry DS Polly. Beberapa hari kemudian, DS berhasil diciduk polisi, sedangkan FP berhasil melarikan diri dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Maulafa.

“Mereka berhasil rampas tas, dua buah dompet dan satu unit handphone merek Samsung tipe A10. Kejadian tersebut dilaporkan suami korban dengan laporan polisi Nomor : LP /B/164/VIII/2019/ Sektor Maulafa,” katanya.

Ia menambahkan, berkas perkara tahap dua pelaku, DS sudah dilimpahkan ke Kejari Kota Kupang pada 2019 lalu.

“Untuk pelaku FP sudah kita tahan dan berkas tahap satu segera dikirim,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *